![]() |
| Agen Poker Terpercaya |
Agen poker - Pada Maret 2012, Jayne Hardman (48) harus kehilangan hidungnya.
Kejadian ini bermula ketika anjing peliharaannya melompat dan ‘menanduk’ Jayne pada bagian kepala.
Luka pada hidung menyebabkan darah mengalir yang membuat ia harus menjalani operasi.
Ternyata luka yang dialami Jayne Hardman membuat dokter mendiagnosis penyakit autoimun langka dan berpotensi mematikan.
Pada Juni 2014, Jane didiagnosis mengalami Granulomatosis Wegener, seperti dilansir dari The Sun.
Penyakit ini juga lebih dikenal dengan sebutan Granulomatosis dengan polyangiitis (kondisi yang menyebabkan peradangan pada pembuluh darah).
Tak punya pilihan lain, dokter harus mengganti hidungnya dengan hidung buatan (prostetik).
Magnet ditanamkan untuk menahan prostetik pada hidung.
“Saya harus melepasnya setiap malam sebelum tidur dan memasang plester di atas lubang hidung,” ungkap Jayne.
Ia juga mengungkapkan bahwa di pagi hari ia membilas lubang hidungnya karena masih menghasilkan lendir.
Keadaan ini membuat Jayne merasa kesulitan apalagi ketika ingin bersin.
“Sebenarnya satu-satunya masalah adalah bersin. Saya harus memastikan memegangnya jika saya akan bersin,” cerita Jayne.
Kondisi ini menyerang reseptor hidung yang menentukan aroma dan rasa.
Ini membuat Jayne sering mengalami kesulitan mencium aroma makanan.
Bukan hanya itu, ia juga berjuang untuk tidur di malam hari saat lubang hidungnya terjepit.
Jayne juga harus minum obat termasuk steroid dan antibiotik untuk menyembuhkan penyakitnya.
Kondisi Jayne Hardman yang mengalami Granulomatosis Wegener ini akhirnya difilmkan dan ia juga tampil di beberapa acara untuk mengisahkan kisah hidupnya.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar