Jumat, 04 Mei 2018

Tragis, Gadis 16 Tahun Bunuh Diri usai Diculik dan Dirudapaksa 8 Pemuda di Desanya


Agen Poker Pemerintah India telah menetapkan hukuman yang lebih berat bagi pelaku rudapaksa.

Meskipun hukuman itu telah disahkan, tetapi kasus pelecehan seksual masih saja terjadi di negara tersebut.

Dalam waktu satu bulan terakhir, terjadi dua kasus rudapaksa yang menimpa remaja belasan tahun.


Seorang korban masih berusia 16 tahun, yang kemudian melakukan bunuh diri, setelah dirudapaksa oleh 8 pemuda pada 29 April lalu.

Ia diculik oleh pria dari desanya sendiri, saat berada sendirian di rumah.

Peristiwa itu terjadi di distrik Nuh, negara bagian utara Haryana.

Setelah kejadian mengerikan itu, korban kemudian mengakhiri hidupnya.

Korban kedua adalah wanita berusia 19 tahun, yang dirudapaksa oleh 5 pria.

Salah satu pelaku yang merupakan seorang sopir membohongi wanita 19 tahun itu bahwa korban telah ketinggalan bus.

Pelaku kemudian mengatakan ingin mengantarkan korban ke depot bus.

Namun di perjalanan, ia bersama teman-temannya justru melecehkan wanita tersebut.

"Satu kasus rudapaksa geng telah terdaftar setelah pemeriksaan medis korban dikonfirmasi sama. Masalah ini sedang diselidiki," kata Ravindra Kumar, juru bicara dari kepolisian, seperti dikutip dari Strait Times.

Hingga kini, polisi belum melakukan penangkapan atas dua kasus tersebut.

Padahal tak sampai satu bulan sebelumnya, pemerintah India menyetujui hukuman mati untuk rudapaksa bagi anak-anak yang berusia kurang dari 12 tahun, serta meningkatkan hukuman penjara untuk kasus serupa yang menimpa gadis-gadis di atas itu.

Sejak tahun 2012, kasus pelecehan seksual di India terus meningkat hingga 60 persen.

Pada tahun 2016, terjadi sekitar 40.000 kasus dan 40% di antaranya menimpa anak-anak.

Sejumlah aksi demonstrasi terjadi, menuntut agar pemerintah bertindak tegas terhadap pelaku rudapaksa.
Simak video di atas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar